- oleh Super Admin
- Jan 02, 2026
JAKARTA – Layanan Kereta Petani dan Pedagang mencatat sebanyak 11.428 pelanggan dalam periode operasional terbarunya. Data tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi yang mendukung mobilitas pelaku usaha kecil, khususnya petani dan pedagang pasar.
Dari sejumlah titik pemberhentian, Stasiun Cikeusal tercatat sebagai lokasi dengan jumlah pelanggan terbanyak. Tingginya aktivitas di stasiun tersebut mencerminkan peran strategisnya sebagai simpul distribusi hasil pertanian dan perdagangan masyarakat sekitar.
Kereta Petani dan Pedagang dirancang untuk memfasilitasi angkutan barang skala kecil dengan biaya terjangkau, sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong efisiensi distribusi produk pertanian dan kebutuhan pokok, sehingga membantu menjaga stabilitas harga dan memperkuat ekonomi lokal.
Selain memberikan kemudahan akses transportasi, layanan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan pedagang dengan memangkas biaya logistik. Dukungan terhadap sektor pertanian dan perdagangan tradisional menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Dengan capaian 11.428 pelanggan dan tingginya aktivitas di Cikeusal, pemerintah optimistis Kereta Petani dan Pedagang dapat terus berkembang serta menjadi solusi transportasi yang inklusif dan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil di berbagai daerah.